Pages

Muhammad Ridha Center

“Jika di tangan kiri kugenggam 100 orang tua maka berguncanglah Jaya Wijaya, jika di tangan kanan kugenggam 10 pemuda maka berguncanglah dunia.” Ungkapan Bung Karno,

Muhammad Ridha Center

“Jika di tangan kiri kugenggam 100 orang tua maka berguncanglah Jaya Wijaya, jika di tangan kanan kugenggam 10 pemuda maka berguncanglah dunia.” Ungkapan Bung Karno,

Muhammad Ridha Center

“Jika di tangan kiri kugenggam 100 orang tua maka berguncanglah Jaya Wijaya, jika di tangan kanan kugenggam 10 pemuda maka berguncanglah dunia.” Ungkapan Bung Karno,

Muhammad Ridha Center

“Jika di tangan kiri kugenggam 100 orang tua maka berguncanglah Jaya Wijaya, jika di tangan kanan kugenggam 10 pemuda maka berguncanglah dunia.” Ungkapan Bung Karno,

Muhammad Ridha Center

“Jika di tangan kiri kugenggam 100 orang tua maka berguncanglah Jaya Wijaya, jika di tangan kanan kugenggam 10 pemuda maka berguncanglah dunia.” Ungkapan Bung Karno,

Tampilkan postingan dengan label Kolom berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kolom berita. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 April 2013

M. Ridha Terpilih Menjadi Ketua PPI Kota Bukittinggi

Musyawarah daerah (Musda) V Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Bukittinggi, telah selesai dilaksanakan. Acara yang diselenggarakan dalam dua segmen ini, membahas perumusan AD/ART organisasi dan pembentukan pengurus baru.

Untuk pemilihan PPI Kota Bukittinggi tahun ini, terdapat tiga kandidat yang dicalonkan yaitu Rizki Akbar, Yovaldri Riki Putra, dan M. Ridha. Sebelum pelaksanaan voting, Yovaldri mengundurkan diri sebagai kandidat karena tidak berdomisili di Bukittinggi. Sehingga yang terpilih sebagai ketua PPI Bukittinggi untuk periode 2013-2017 adalah M. Ridha.

Untuk ke depannya, PPI akan bermitra dengan pemerintah melalui dinas terkait, yaitu dinas pendidikan pemuda dan olahraga, serta KNPI untuk membantu program-program pemerintah di bidang kepemudaan.

"PPI adalah organisasi yang khas, dimana setiap tahun keanggotaannya bertambah. Paradigma selama ini, bahwa paskibra hanyalah sekelompok organisasi yang hanya menaikkan dan menurunkan bendera. Padahal banyak potensi di sini untuk dikembangkan. Ini menjadi tantangan yang indah bagi saya", ungkap M. Ridha yang sekaligus sekretaris komisi C DPRD Bukittinggi.


Sumber : http://padang-today.com

Rabu, 16 Januari 2013

Dinamika Politik Menguat Ditahun 2013


Masyarakat Dituntut Lebih Selektif dan Cerdas Menanggapi Semua Isu

Tahun 2013 yang dibicarakan banyak sejumlah kalangan elit politik akan menjadi tahunnya politik dan pengukatan dinamika politik tak hanya isu santer di Ibukota saja, namun hal tersebut dirasakan sejumlah politisi sumbar, sebut salah satunya M. Ridha, Sekretaris Komisi C - DPRD Bukittinggi. M. Ridha mengatakan bahwa ditahun 2013 ini merupakan tahun yang penuh dengan warna politik baru serta penguatan  dinamika politik, namun tak hanya dinamika politik yang kemudian akan muncul dan menguat, di tahun ini juga diprediksi dunia politik Indonesia juga akan rentan dengan keributan kecil dengan isu politik yang saling tidak berirama dan mencari eksistensi masing-masing.
Melihat fenomena politik yang kian hari kian berkembanng, dalam hal ini masyarakat sebagai objek diharapkan mampu untuk melakukan filterisasi agar tidak terjebak dengan isu politik dan janji-janji politik semata, pencerdasan-pencerdasan politik perlu diterapkan agar nantinya didapatkan seorang wakil rakyat yang kemudian akan mampu menyuarakan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat, apalagi dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan Pemilihan Umum Calon Legislatif (Pilcaleg). Verifikasi Pemilu baik dari DPR-RI hingga DPR tingkat II akan dilakukan pada awal bulan April tahun ini sesuai dengan Peraturan KPU no 12 tahun 2012. Serta dimulai pada tanggal 11 Januari ini setiap pihak yang berkepentingan dengan Pilcaleg juga telah diizinkan melakukan sosialisasi, tatap muka dan pemasangan baliho secara terbatas, maka dari itu masyarakat dihimbau agar lebih cerdas dan selektif dalam menanggapi berbagai isu politik termasuk janji manis yang sering kita dengar.
"Ditahun 2013 yang banyak dikatakan sebagai tahunnya politik indonesia, masyarakat dituntut agar lebih selektif dan cerdas dalam menanggapi semua isu yang ada," tegas, M. Ridha, Senin (14/1).
Lebih lanjut M. Ridha walau akan banyak terjadi gesekan dan keributan kecil seputar terutama mendekati Pilcaleg itu merupakan hal yang biasa dalam dunia perpolitikan, secara otomatis kian hari dinamika yang berkembang akan selalu berubah kearah yang lebih baik, sudah kewajiban kita bersama untuk mengamati dan memberikan kontribusi nyata dalam perkembangan politik Indonesia saat ini. 

[ Red/Retik Salfira]-Selengkapnya di PadangEkspres,Posmetro padang, Rakyat Sumbar

Selasa, 08 Januari 2013

Indonesia Butuh Peran Aktif Pemuda Dalam Ranah Politik


Seluruh Pemuda di Tanah Air hari ini, (28/10) kembali memperingati hari Sumpah Pemuda sebagai hari lahirnya kesatuan dan persatuan seluruh pemuda Bangsa ini. Sumpah Pemuda yang dicetuskan 28 Oktober 1928 silam setidaknya membawa angin baru bagi paradigma pemuda Indonesia serta menjadi tonggak penting untuk mengawali perubahan serta meneruskan cita-cita luhur pahlawan. Untuk menjaga komitmen Sumpah Pemuda, pemerintah pun dalam hal ini telah membuat dan mengesahkan UU No 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan, Undang-Undang ini hadir sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap generasi muda untuk terus maju dan berprestasi dalam peran penting pembangunan Indonesia, tidak terkecuali dalam ranah politik.

Hal ini disampaikan oleh M. Ridha, Sekretaris Komisi C dari fraksi PAN Bukittinggi, Peran penting pemuda saat ini sangat dibutuhkan untuk kelangsungan pembangunan serta kemajuan Bangsa Indonesia, tak hanya itu saja, dikancah politik saat ini peran aktif serta sumabngan pemikiran Pemuda sangat dibutuhkan untuk membawa warna baru. karena sangat banyak diyakini bahwa Pemuda Indonesia saat ini sudah memiliki karakter pencerdasan yang lebih maju, tinggal bagaimana kita mengarahkan saja. Walau demikian, banyak yang berpandangan saat ini dalam lingkaran pemuda Indonesia banyak mengalami penurunan minat untuk ikut serta berperan dalam dunia perpolitikan. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pola pendidikan tentang potensi politik yang tereksplorasi, serta kurangnya ruang pemuda untuk ikut berpolitik sehingga menyebabkan pemuda apatis dalam dunia politik.

"Peran Pemuda sangat dibutuhkan dalam ranah politik saat ini, namun masih banyak yang belum minat akan hal itu, agar semua berjalan sesuai dengan keinginan, maka pemerintah atau semua elemen harus dapat memberi ruang luas kepada mereka untuk ikut serta terjun di dunia politik dan memberi pembelajaran serta pemahaman tentang potensi politik,"kata, M. Ridha, Minggu, (28/10).

Lebih Lanjut, M. Ridha, Saat ini sangat banyak Pemuda banyak yang ikut andil dalam Organisasi, baik yang di internal Kampus maupun eksternal Kampus seperti LSM, Partai.

Namun demikian masih sangat banyak diantara mereka yang salah memaknai hal itu, rata-rata pemuda saat ini lebih cenderung untuk menjadikan Organisasi sebagai tempat untuk berkumpul dan nongkrong dan tidak mencapai dinamika berpolitik yang mempunyai misi politik dalam artian praktis.

Ditambahkan Ridha, walaupun saat ini UU No 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan telah disahkannya namun pemerintah masih kurang memfasilitasi generasi pemuda untuk ikut serta berpolitik terutama yang di daerah, seharusnya disetiap Kabupaten atau Kota harus dapat menyediakan ruang lebih untuk pemuda untuk ikut serta berperan.

Para pemuda Indonesia merupakan kekuatan moral, kontrol sosial, dan agent of change (agen perubahan-red) yang memiliki peran dan kedudukan strategis dalam proses pembangunan nasional. Bertepatan dengan momentum Sumpah Pemuda, jangan jadikan ini ritual tahunan saja, tapi para pemuda benar-benar harus terjun berpolitik demi menjamin utuhnya Negara Kesatuan Republik Indonesia", tutup Ridha. (*)
[ Red/andri mardiansyah]-Selengkapnya di PadangEkspres,Posmetro padang, Rakyat Sumbar
Sumber : http://padang-today.com

Beri Kado Terbaik untuk HUT Kota Bukittinggi ke-228

BUKITTINGGI, SO--Selamat kita ucapkan kepada masyarakat kota Bukittinggi, karena kota berjuluk "Kota Wisata" ini sudah genap berumur 228 tahun, dan hal ini sangat memberi makna tersendiri bagi setiap masyarakat Kota Bukittinggi.

"HUT Kota Bukittinggi ke-228 ini hendaknya bisa kita jadikan momentum untuk menuju puncak kejayaan. Perjuangan sangat dibutuhkan. Dukungan masyarakat terhadap program pembangunan yang digelontorkan Pemko mestilah didukung, sehingga hasil pembangunan kota Bukittinggi dapat dinikmati bersama," ucap anggota DPRD Kota Bukittinggi, M Ridha padawww.sumbaronline.com, hari ini.

Menurut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, untuk menyambut ulang tahun kota Bukittinggi, marilah kita berikan kado yang terbaik dengan menjadikan kota Bukittinggi lebih maju disegala sektor.

Keterpaduan masyarakat, generasi muda dan pemerintah kota dalam mengelola pemerintahan dengan handal dan profesional diyakini akan mempercepat proses menuju gerbang kesuksesan pembangunan.

"Kita di lembaga Kedewanan sebagai representasi dan perwakilan masyarakat akan selalu mendukung program pembangunan kota demi peningkatan kesejahteraan hidup masyarakat kedepan," pungkas legislator termuda ini.

Dilaporkan : ferry

Sumber : http://www.sumbaronline.com